Indo Warta

Jumat, 05 Juni 2026

Situbondo Yonif TP Development Reflects TNI Commitment to National Sovereignty

  


Situbondo – The construction of the Territorial Development Infantry Battalion (Yonif TP) in Situbondo Regency has received serious attention from the ranks of Korem 083/Baladhika Jaya. This was demonstrated through the assistance provided by the Commander of Korem 083/Bdj, Colonel Inf. Wahyu Ramadhanus S., S.Sos., M.M.S., M.Han., while the Commander of Kodam V/Brawijaya, Major General TNI Rudy Saladin, M.A., inspected the construction site of the unit in Klatakan Village, Kendit District, on Wednesday (3/6/2026).


The inspection was conducted to ensure the readiness of the Yonif TP headquarters construction, which is one of the Indonesian Army’s strategic programs aimed at strengthening the regional defense system.


The Commander of Korem 083/Bdj stated that the establishment of the new unit holds significant importance in strengthening the national defense posture while also supporting various territorial development programs that have long been part of the TNI’s duties in the region.


“Yonif TP is a long-term strategic investment for national defense. Therefore, we are committed to providing maximum assistance and supervision so that the construction process proceeds according to the targets that have been set,” said the Commander of Korem.


He explained that the success of the development would not only depend on infrastructure readiness but also on the synergy of all parties involved. Therefore, coordination with the local government, related agencies, Perhutani, and the community will continue to be strengthened.


On the same occasion, the Commander of Kodam V/Brawijaya emphasized that the construction of Yonif TP is part of the Indonesian Army’s efforts to build an adaptive defense force that can also contribute to regional development.


The presence of Yonif TP is expected to become a center for territorial development capable of supporting various national programs, including food security and rural area development.


Through this development, the Indonesian Army demonstrates its commitment to continuously being present alongside the community in safeguarding national sovereignty while also supporting regional progress. (*)

Selasa, 02 Juni 2026

Wujudkan Pemasyarakatan Transparan, Bapas Jakbar Teguhkan Standar Layanan dan Tata Kelola

 


Jakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Tugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Kehumasan, pads Selasa (02/06/2026).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Jakarta Barat dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural teknis serta tim Humas.


Dalam arahannya, Kepala Bapas, RM. Kristyo Nugroho, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan tugas PK dan optimalisasi fungsi kehumasan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Pada bidang kehumasan, dibahas komitmen pelaksanaan program "One Day One News", sebagai sarana publikasi dan diseminasi informasi kegiatan Bapas secara konsisten. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keterbukaan informasi publik, sekaligus memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.


Sementara itu, pada bidang teknis kemasyarakatan, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelesaian Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) agar sesuai dengan standar waktu yang telah ditetapkan, yakni maksimal 7 hari kerja untuk Litmas Dewasa dan 3 hari kerja untuk Litmas Anak. Terhadap Litmas yang melampaui batas waktu penyelesaian, akan dilakukan identifikasi kendala, analisis penyebab keterlambatan, serta penyusunan langkah percepatan penyelesaian.


Rapat juga membahas pentingnya penyusunan dokumen resmi dalam hal terdapat penolakan permintaan Litmas. Dokumen tersebut harus memuat dasar hukum, alasan dan pertimbangan penolakan, rekomendasi dari Pembimbing Kemasyarakatan, serta tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh pihak pemohon.


Selain itu, Bapas Jakarta Barat terus memperkuat pemahaman klien terkait program reintegrasi sosial melalui penyusunan dokumen tertulis yang memuat hak, kewajiban, larangan, dan berbagai ketentuan yang harus dipatuhi selama menjalani pembimbingan. Dokumen tersebut akan diberikan sejak tahap Litmas maupun pada awal pelaksanaan pembimbingan.


Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada klien, dilakukan pula pembahasan terkait penyempurnaan dokumen admisi penerimaan klien baru yang memperoleh pembebasan agar lebih mudah dipahami dan memberikan informasi yang komprehensif mengenai mekanisme reintegrasi sosial.


Sebagai langkah penguatan tata kelola administrasi, Bapas Jakarta Barat juga mengoptimalkan proses verifikasi Surat Keputusan (SK) melalui pengecekan barcode atau QR Code oleh petugas admisi dan penerimaan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), guna memastikan keaslian dan validitas dokumen yang diterima.


Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Bapas Kelas I Jakarta Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat akuntabilitas pelaksanaan tugas, serta menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.  (*)

Sabtu, 30 Mei 2026

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga

 


PASURUAN – Tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Bhabinkamtibmas bahkan turut turun ke ladang untuk mendampingi warga dalam mengembangkan tanaman jagung sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.


Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Desa Sumberpitu, Aiptu Bayu Susanto, melakukan sambang dan pemantauan lahan tanaman jagung di Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, Jumat (29/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sekaligus implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Dalam kunjungannya, Aiptu Bayu meninjau kondisi tanaman jagung milik warga serta memberikan motivasi agar masyarakat terus memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk menanam komoditas pangan.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini tidak hanya terbatas pada pembinaan keamanan masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk ketahanan pangan.


"Melalui kegiatan pendampingan ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap semangat memanfaatkan lahan pertanian maupun pekarangan untuk menanam komoditas pangan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama dan Polri hadir untuk mendukung upaya tersebut," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Menurutnya, pemanfaatan lahan yang produktif akan membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, personel Bhabinkamtibmas secara aktif melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan kepada warga di wilayah binaannya.


Selain mengecek perkembangan tanaman jagung, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam budidaya tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan.


"Apa yang dilakukan anggota sesuai dengan program Presiden RI, semangat dan lanjutkan" kata AKBP Harto Agung Cahyono.


Kegiatan pemantauan lahan jagung tersebut berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur. (*)

Polres Ponorogo Sahabat Petani, Dampingi Warga Wujudkan Swasembada Pangan

 


PONOROGO -  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim dengan melakukan pendampingan warga tani untuk mewujudkan swasembada pangan.


Kali ini, Polsek Ngebel melalui fungsi Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan pendampingan pengelolaan lahan jagung di Desa Karangtalun , Kecamatan Ngebel Jumat (29/5/2026).


Pendampingan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Polres Ponorogo Polda Jatim dalam memastikan sektor pertanian tetap produktif dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat.


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal perkembangan tanaman jagung di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. 


Selain itu melalui satuan fungsi Binmas, Polres Ponorogo juga aktif koordinasi dan berkolaborasi lintas sektor yang menjadi kunci untuk meningkatkan hasil panen para petani.


“Kami terus berdiskusi dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian maupun kelompok tani agar tanaman jagung mampu menghasilkan panen yang lebih maksimal,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.


Ia menambahkan, kehadiran Polres Ponorogo Polda Jatim di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar simbol pengawasan, namun juga bentuk dukungan nyata terhadap para petani agar semakin semangat mengelola lahannya.


"Program pendampingan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari cuaca hingga fluktuasi harga hasil panen,"paparnya.


Seperti diketahui Polres Ponorogo bersama stakeholder berhasil mengelola lahan jagung seluas 1.825,25 hektare.


Dari total luas tersebut, sebanyak 1.781,97 hektare telah dipanen dengan total produksi mencapai 5.605,76 ton jagung.


Dari jumlah itu, sebanyak 1.607,8 ton berhasil diserap Bulog, 2.627,09 ton dijual kepada lain, sedangkan 1.370,87 ton lainnya diserap pabrik pakan ternak di wilayah Blitar.


Polres Ponorogo terus melakukan terobosan menggandeng warga tani untuk turut mensukseskan ketahanan pangan nasional. (*)

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu

 


GRESIK - Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Gresik.


Dalam pengungkapan kasus jaringan narkoba Madura-Gresik ini, Polisi berhasil mengamankan Dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat total bruto 209,38 gram.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam konferensi pers di halaman Mapolres Gresik, Kecamatan Kebomas, Jumat (29/5/2026).


Kapolres Gresik menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di kawasan perkotaan Gresik. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.


“Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka pertama berinisial FRW (29) pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB di rumah kos wilayah Kecamatan Manyar,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.


Dari tangan FRW, Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap, pipet kaca berisi sisa kristal putih diduga sabu seberat sekitar 2,91 gram, timbangan elektrik, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika.


Berdasarkan hasil interogasi dan penyelidikan lanjutan, petugas bergerak menuju lokasi kedua dan berhasil menangkap tersangka berinisial MZ (32) pada pukul 04.30 WIB di Jalan Raya Dukun, Kecamatan Dukun.


“Saat diamankan, petugas menemukan empat klip sabu seberat kurang lebih 13,29 gram yang disembunyikan di dalam tas kantong kain warna merah,” lanjut AKBP Ramadhan.


Tak berhenti di situ, Satresnarkoba Polres Gresik melakukan penggeledahan di rumah MZ di Desa Padang Bandung, Kecamatan Dukun. 


Hasilnya, Polisi kembali menemukan 42 paket sabu siap edar dengan berat total sekitar 196,09 gram.


Dari seluruh rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita total 46 plastik klip berisi sabu dengan berat bruto mencapai 209,38 gram.


Selain narkotika, petugas juga mengamankan uang tunai Rp400 ribu, dua unit telepon genggam, timbangan elektrik, puluhan potongan sedotan plastik untuk pengemasan sabu, serta satu unit sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi W 6628 LQ.


Menurut pengakuan tersangka MZ, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang di wilayah Madura yang kini masih dalam pengejaran aparat.


“Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut berasal dari jaringan di Madura dan saat ini kami terus melakukan pengembangan untuk memburu pemasok maupun jaringan di atasnya,” tegas AKBP Ramadhan.


Atas perbuatannya, kedua tersangka yang diketahui bekerja di sektor swasta itu dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana dan Pasal 609 ayat (1) serta ayat (2) KUHP baru.


Dengan jumlah barang bukti yang melebihi lima gram, para tersangka terancam hukuman berat berupa pidana penjara maksimal 20 tahun, penjara seumur hidup, hingga hukuman mati.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik juga mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba.


“Kami mengajak seluruh masyarakat aktif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 maupun Hotline Lapor Cak Rama,” pungkasnya. (*)

Polres Pasuruan Kota Amankan 4 Tersangka Pengeroyokan Remaja di GOR Untung Suropati

 


KOTA PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jatim mengamankan Empat pemuda yang diduga terlibat aksi kekerasan terhadap Dua remaja di kawasan Barat GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. 


Empat tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MDM (14), MM (22), MSR (17), dan MRK (20), yang sebagian pelaku diketahui berasal dari wilayah Grati dan Nguling, Kabupaten Pasuruan.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya sejumlah senjata tajam jenis celurit yang diduga dipakai saat kejadian.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan, peristiwa yang menimpa korban berinisial FA (14) tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.


"Kasus ini diduga dipicu pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang," kata AKBP Titus saat konferensi pers, Jumat (29/5/26).


Para terduga pelaku nekat menganiaya korban secara acak karena siapa pun yang menatap mereka (para pelaku) dianggap sebagai musuh.


Kapolres Pasuruan Kota mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat setelah mendapat laporan dari orang tua korban yang anaknya dirawat di RSUD dr R Soedarsono.


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota melakukan olah tempat kejadian perkara dan menganalisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.


"Dari hasil analisis, Polisi berhasil mengidentifikasi empat terduga pelaku yang kini sudah kami amankan dan kami proses hukum," terang AKBP Titus.


Saat akan ditangkap, ada salah satu tersangka yaitu MM sempat melakukan perlawanan, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 80 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal pengeroyokan dalam KUHP. 


Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjebak dalam pergaulan bebas, minuman keras, maupun narkotika yang dapat memicu tindakan kriminalitas. (*)

Kamis, 28 Mei 2026

H.Abdulazis Kini Hadir Di Bontang Ahli Pembesar Kejantanan Pria


KALTIM - Kini Hadir Di Bontang Ahli Terapi Pengobatan Tradisional ALAT VITAL, satu-satunya yang ada di Bontang telah banyak membantu Pasen khususnya kaum Adam yang mempunyai Keluhan Terkait Pada Vitalitas sudah menurun kurang maksimal durasi dan disini Solusinya pakar pembesar vitalitas pria yang ada di wilayah Bontang Dan Bisa Sekarang Tlpon 0813 6789 5577


H. Abdul Azis merupakan ahli pembesar penis satu-satunya yang ada Di Bontang Damai Dan Penanganan Bisa cukup 1 kali datang dan hasilnya permanen, dijamin 100% aman, tidak ada efek samping. Hak patennya juga terdaftar izin Resmi No: AHU-079218.AH.01.35.


Keluhan yang Kami Tangani Bagi Pria

 1. Menambah ukuran alat vital besar dan panjang 

2.Menambah durasi disfungsi ereksi kuat keras tahan lama

3. Memperbaiki alat vital loyo, kurang gairah karena diabetes akan normal kembali 

4. Mengobati impoten mati total bisa pulih kembali 

5. Mengobati lemah syahwat

 6. Mengobati ejakulasi dini, mengatasi sperma encer

7. Mengobati bekas suntik silicon dan lain-lain


Keluhan yang Kami Tangni Bagi Wanita

1. Memperbesar payudara kencang

2. Mengobati mandul Susah keturunan 

3. Mengobati kanker payudara

4. Mengobati keputihan kista 

5. Mengobati telat datang bulan

6. Merapatkan Miss V



Untuk Problem lainnya

1. Mengobati asam urat, wasir ambeien, amandel 

2. Mengobati diabetes gula darah 

3. Mengobati mata minus katarak rabun tanpa operasi 

4. Lambung, asma, TBC, Syarat kejepit, radang ginjal,

5. Paru-paru, kolesterol, pertigo

6. Ingin pasang susuk, pengasihan semar, pemikat sukma, penglaris, dll


Anda punya keluhan seputar vitalitas sudah menurun, kurang percaya diri, sering lemas, loyo, susah ereksi karena diabetes, lemah syahwat, ejakulasi dini, cepat keluar, solusinya di sini. Metode pengobatannya terapis meliputi totok pijat dan urut Dibantu Ramuan herbal alami.


Pengobatan nya bisa cukup 1x Kunjungan dan anda akan merasakan manfaatnya langsung dan hasilnya dijamin PERMANEN seumur hidup serta bebas dari efek samping. Dan Pengobatan Kami Bisa Melayani Panggilan Dengan Senang Hati.


Alamat praktek Menetap Kini Hadir Di Kota Bontang Kalimantan Timur Buka Praktek setiap hari bahkan hari libur tetap buka. Untuk layanan informasi bisa hubungi sekarang Tlpon WhatsApp 0813 6789 5577

Rabu, 27 Mei 2026

Sholat Idul Adha di Rampal Berlangsung Khidmat, Danrem Ajak Tingkatkan Ketakwaan

 


MALANG – Ribuan jamaah memadati Lapangan Brawijaya Rampal, Malang, dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., Rabu (27/5/2026).


Momentum Hari Raya Idul Adha tersebut berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Prajurit TNI, keluarga besar Korem 083/Bdj, serta masyarakat Malang Raya tampak menyatu dalam suasana religius dan penuh kekeluargaan.


Dalam sambutannya, Danrem 083/Bdj menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.


“Idul Adha mengajarkan kita untuk memperkuat rasa syukur, memperbesar kepedulian kepada sesama, dan menjaga semangat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.


Selain mengajak jamaah meningkatkan ketakwaan, Danrem juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.


Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan masyarakat harus terus dipelihara sebagai kekuatan dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas wilayah. Karena itu, momentum Idul Adha dinilai sangat tepat untuk mempererat hubungan emosional dan semangat gotong royong.


Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Lapangan Rampal berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Danrem berharap nilai-nilai pengorbanan dan kebersamaan yang terkandung dalam Idul Adha dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. (*)

Danrem 083/Bdj Kunjungi Kodim 0823 Situbondo, Perkuat Soliditas Prajurit

 


SITUBONDO – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kunjungan kerja Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., di Makodim 0823/Situbondo, Senin (25/5/2026).


Kedatangan Danrem 083/Bdj bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 083/Bdj disambut langsung oleh Dandim 0823/Situbondo beserta jajaran melalui tradisi penghormatan satuan, pengalungan syal batik khas Situbondo, hingga sambutan hangat dari para perwira staf dan Danramil jajaran.


Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kodim 0823/Situbondo dalam memperkuat soliditas internal sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara pimpinan, prajurit, PNS, dan anggota Persit di wilayah teritorial.


Selain melaksanakan pengarahan kepada seluruh prajurit dan Persit, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan penanaman pohon di lingkungan Makodim sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan.


Dalam arahannya, Danrem 083/Bdj mengingatkan seluruh personel Kodim 0823/Situbondo agar terus menjaga loyalitas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada masyarakat di tengah dinamika tugas yang terus berkembang.


“Kodim harus menjadi satuan yang hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. Jaga kekompakan, bangun komunikasi yang baik, dan terus pelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.


Danrem juga mengapresiasi kinerja dan kekompakan jajaran Kodim 0823/Situbondo yang dinilai mampu menjaga sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam berbagai kegiatan pembinaan teritorial.


Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan semangat pengabdian dan kebersamaan seluruh prajurit Kodim 0823/Situbondo semakin kuat sehingga mampu terus memberikan kontribusi positif bagi keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Situbondo. (*)

Ustaz Fajar Firdausi Ajak Umat Perkuat Iman Saat Khutbah Idul Adha di Badung

 


Badung -  Ratusan jemaah Berkumpul melaksanakan salat Idul Adha 1447 H di Gedung Serba Guna Yayasan Insan Mulia (YIM) di Perum Dewata Permai, Sading, Mengwi, Badung, pada Rabu (27/5/2026) pagi.


Umat muslim Sading dan sekitarnya khusyuk dan tertib melaksanakan salat Idul Adha 1447 H yang dipimpin oleh Ustaz Fajar Firdausi, S.Pd., selaku imam dan khatib.


Dalam khutbahnya, Ustaz Fajar mengajak seluruh umat muslim untuk senantiasa menanamkan rasa syukur, memperbanyak selawat, serta mempertebal iman dan takwa.


Ia menekankan pentingnya saling mengingatkan dalam kebenaran semata-mata untuk mengharapkan rida Allah SWT.


Lebih lanjut, Ustaz Fajar menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk sedekah terbesar.


Alumnus Ponpes Gontor Jawa Timur ini juga mengingatkan momen istimewa Idul Adha yang bertepatan dengan wukuf di Arafah, waktu yang sangat baik untuk memperbanyak zikir dan istighfar.


Mengambil inspirasi dari kisah keluarga Nabi Ibrahim AS, Ustaz Fajar membagikan prinsip-prinsip penting dalam membangun keluarga yang ideal.


Belajar dari kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Nabi Ismail yang mampu bertahan hidup di tempat tandus berkat kehendak Allah.


Hal ini menekankan pola hidup sehat dan mental yang kuat adalah kunci tumbuh kembang anak.


Ustaz Fajar menyoroti dialog antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam QS. As-Shaffat ayat 102. 


Kecerdasan dan keteguhan iman Ismail di masa remaja menjadi contoh agar generasi muda masa kini tumbuh menjadi pribadi yang kritis, cerdas, dan mampu membedakan perintah Allah.

 

Ustaz Fajar juga menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang penuh ketaatan dan memiliki etos kerja tinggi.


Di akhir khutbahnya, Ustaz Fajar berpesan agar para orang tua tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik secara ekonomi, ilmu, maupun iman. 


Ia mengingatkan agar umat tidak hanya mengejar nikmat duniawi, tetapi juga menyeimbangkannya dengan persiapan untuk akhirat, dengan keyakinan bahwa Allah SWT akan mencukupkan rezeki bagi hamba-Nya yang taat.***

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done